Hadiah Lotere Terhebat, Hidupmu

Serba-serbi

Lotere? Perjudian? Astaga.. apa memang seperti itu?

Memang seperti itu…

Pernahkah kau menghitung peluangmu untuk mendapatkan kehidupan yang kamu jalani ini?

Bila belum, mari kita sejenak berhitung memperhitungkan berlapis-lapis undian yang sudah kita menangkan …

Undian Pembuahan

Kalau kau mengulang waktu sampai saat kau masih berupa sperma, ada kira-kira 200 juta sperma seangkatanmu yang berlomba membuahi satu sel telur.

Berapa yang berhasil membuahi sel telur itu? satu!. Ya cuma satu, yaitu kamu.

Lalu kemana yang 200 juta kurang satu tadi? mati!. Ya, 200 juta kurang satu itu mati semua, dikalahkan oleh yang satu, yaitu kamu.

Pertarungan antara hidup dan mati. Sekitar 200 juta sperma berlomba untuk membuahi satu sel telur. Hanya satu yang menang dan hidup menjadi embrio, sisanya akan mati.

Jika saat itu diulang, apakah kamu yakin bisa menjadi pemenang dalam pertandingan melawan 200 juta pesaingmu? 200 juta itu banyak, sebanyak jumlah total gabungan penduduk Malaysia, Singapura, Brunai, Thailand dan Philipina.

Peluangmu menang adalah 1 per 200 juta, kalau perlombaan itu diulang, hampir pasti kau kalah, hampir pasti kau mati.

Undian Spesies

Bagaimana kalau ditinjau dari spesies makhluk hidupmu?

Ada kira-kira 10 juta spesies di bumi, manusia cuma satu di antaranya.

Berbagai spesies dalam pohon kehidupan. Paling tidak ada 10 juta spesies makhluk hidup di Bumi, manusia cuma salah satu di antaranya.

Kalau kau coba ulangi hadirmu di bumi sekali lagi, lewat undian spesies, hampir pasti kau akan jadi spesies selain manusia.

Bisa jadi kau lahir sebagai seekor nyamuk yang cuma hidup selama beberapa hari saja, atau sebagai seekor ayam ternak yang mungkin akan berakhir sebagai soto ayam santapan manusia.

Peluangmu muncul di bumi sebagai manusia adalah satu dibandingkan 10 juta pilihan spesies yang ada.

Undian Waktu Di Bumi

Dari sisi waktu?
Usia bumi itu sekitar 4,5 milyar tahun, dan dari masa itu, baru 300 ribu tahun terakhir manusia muncul.

Jika kau lahir lebih cepat 5 juta tahun yang lalu, mungkin kau bakal hidup ketakutan dikejar macan sabertooth dan mati terinjak Dinosaurus. Lebih cepat lagi? Mungkin atmosfer bumi belum bisa kau hirup untuk bernafas.

Jika kita terlahir lebih cepat 60 juta tahun yang lalu, mungkin kita jadi makanan Dinosaurus.

Lebih belakang lagi? Mungkin matahari telah kehabisan bahan bakarnya dan berubah menjadi bintang merah raksasa yang akan menelan bumi.

Dalam sejarah bumi, cuma ada masa 300 ribu tahun dimana manusia hidup. Peluangmu untuk hidup di periode 300 ribu tahun dibandingkan dengan 4,5 milyar tahun usia bumi, adalah sekitar satu dibanding 15 ribu.

Undian Planet

Berapakah kehidupan luar bumi yang sudah ditemukan para ilmuwan? sejauh ini belum ada.
Padahal ada trilyunan bintang diangkasa yang masing-masing memiliki planetnya sendiri-sendiri.

Sejauh yang diketahui, posisi planet Bumi memang spesial.

Bumi terletak di area Goldilock matahari, dimana air tersedia dalam bentuk cairan. Lebih jauh lagi, air akan membeku seperti di Mars, sebaliknya jika terlalu dekat, air akan menguap seperti di Venus. Karena posisi ini, Bumi mempunyai atmosfer yang ramah bagi kehidupan, yang memungkinkan kita hidup.

Matahari kita juga terletak di wilayah yang ramah di Galaksi Bimasakti. Bumi dan matahari berada di sisi luar spiral galaksi Bimasakti. Posisi kita sepi dan tenang, bintang terdekat kita berjarak 4 tahun cahaya. Coba kalau matahari kita terletak di dekat pusat galaksi, dimana terdapat ribuan black hole dan bintang-bintang bersesakan dalam jarak rata-rata 5 hari cahaya. Hujan radiasi tidak akan memungkinkan manusia bisa hidup.

Posisi kita di galaksi Bima Sakti

Berapa peluang untuk mendapatkan tempat senyaman Planet Bumi sekarang ini? Ada trilyunan pilihan Planet di luar sana, peluang mendapatkan bumi adalah satu berbanding trilyunan kemungkinan tersebut.

Undian Semesta

Dalam teori kosmologi modern, semesta kita hanyalah satu dari jutaan semesta yang mungkin ada.

Di semesta yang lain mungkin gravitasi begitu perkasanya sehingga tidak ada bintang melainkan black hole yang bertaburan di semesta. Di semesta lainnya lagi mungkin tidak memungkinkan terbentuknya atom. Di kedua kemungkinan tersebut, kehidupan mungkin tak pernah ada.

Gambaran artis tentang Semesta Pararel. Kita cuma penghuni dari salah satu semesta itu.

Berapa peluang untuk mendapatkan semesta yang mirip semesta kita? Entahlah, tapi itu pasti kecil. Jika diundikan, hampir pasti kita tak akan mendapatkan semesta yang kita diami ini.

Hidupmu, Hadiah Terbesar Yang Pernah Kau Terima

Kita sudah memenangi semua undian yang saya sebutkan di atas, kalau tidak, kita tak akan bisa duduk santai membaca artikel ini di gadget atau laptop kita.

Sekecil apapun peluangnya, semustahil apapun kesempatan memenangkan undian tersebut, kenyataannya kita sudah menang. Kita sudah meraih hadiahnya, yaitu kehidupan kita yang sekarang ini.

Kesempatan menang ini cuma sekali, karena jika ada peluang untuk mengulangi semua undian yang telah saya sebutkan di atas, yakinlah hampir mustahil, hidup ini bisa kita menangkan lagi.

Jadi

Seburuk apapun nasibmu sebagai manusia, hidupmu sebagai manusia adalah hadiah lotere terhebat yang bisa kau dapatkan!.

Ini hadiah satu kali, mustahil akan terulang lagi.

Jadi apapun yang kau alami, syukurilah.

Ingat! kau adalah pemenang dari berbagai undian yang hampir mustahil bisa kau menangkan, jangan cengeng!.

4 komentar untuk “Hadiah Lotere Terhebat, Hidupmu

  1. Sebagus bagusnya Nasib Manusia di dunia ini apa untungnya bagi manusia secara pribadi jika akan mati dan tidak hidup lagi selama lamanya… mohon penjelasan

    1. @dalku: anda perhatikan sebuah batu, apakah dia bisa menikmati musik, bergembira, bersedih atau berbunga-bunga karena jatuh cinta? tidak bukan?

      Semua ragam perasaan itu bisa kita nikmati karena kita hidup, kita tidak mati seperti batu. Itulah bagusnya hidup, ragam pengalaman itulah hadiah yang kita terima, yang tidak terjangkau oleh sebuah batu.

      Memang tidak abadi, itu bagian yang menyedihkannya, sehingga ada yang mendongengkan tentang kehidupan abadi setelah mati.

      Bagi saya, hidup sebagai manusia dan mengalami dinamika kehidupan, itu suatu hadiah terbagus yang saya terima, sesuatu yang bakal tak terjangkau bila saya hadir di dunia ini sebagai sebuah batu.

Tinggalkan Balasan ke Judhianto Batalkan balasan