About

Terima Kasih untuk kunjungannya…..

Dunia ini indah, menarik untuk ditonton dan dinikmati.

Blog ini tentang apa yang saya tonton dan nikmati di dunia ini.

Saya bukanlah ahli agama, atau ilmuwan dengan gelar berjajar. Saya hanya penikmat yang ingin berbagi. Jadi saya senang sekali kalau Anda juga mau berbagi pandangan juga lewat komentar-komentar di tulisan saya.

Saya berusaha bertutur dengan bahasa yang mudah. Kumpulan dalil atau teori akan membosankan, toh saya juga tidak lebih pintar dari anda semua.

Jika bisa sederhana, kenapa dibuat rumit?

Sebenarnya lebih banyak yang bisa diceritakan. Akan tetapi tiap orang pasti punya selera berbeda, dan ini selera saya.

Terima kasih, mau mampir dan membaca blog saya.

Bila anda mau berkomentar, menyumbang tulisan, atau sekedar meng-klik iklan; tentunya bertambah terima kasih saya …

Salam,
Judhianto
Judhianto@NontonDunia.com
http://www.facebook.com/judhi.anto

Judhianto

28 komentar untuk “About

  1. Sep.. komandan. Saya senang cara berpikir anda. Saya akan follow blog anda.

  2. Seperti anda, sayapun ‘pencari jawaban’. Saya sangat berterima kasih atas adanya blog anda ini, yang menurut hemat saya akan memberikan pencerahan bagi banyak orang terutama kpd mereka2 yg berpikiran terbuka. Seperti anda maklumi bahwa kita dikelilingi oleh orang2 yang menjalankan keberagamaan dengan kacamata kuda, yang berpendapat bahwa kitab suci adalah kebenaran mutlak yang tidak boleh dipertanyakan dan diganggu gugat. Dengan tulisan2 anda saya mencoba untuk lebih memahami apa yang telah dipesankan oleh alm bapak saya : Ibadatmu-devosimu bukanlah pada bible dng gerejanya atau atau qur’an dng mesjidnya, akan tetapi pada ‘apa yang ada dihadapan matamu’. Niscaya kamu akan mendapatkan surga yang sesungguhnya. Mas Judhianto bisa memahaminya…..?
    ‘.

  3. tulisan anda
    menarik

  4. Mas Judhianto, belakangan ini, blognya kurang stabil, agak berkedip, amat menggangu saat membaca.

    • @Dizal: wah terima kasih infonya. Saya sendiri tidak mengalami masalah, tapi saya coba cari tahu dulu apakah ada sesuatu yang bias jadi masalah.

      • Mas buat artikel yang menarik tentang berhaji mas. Saya sampe sekarang tidak habis pikir, kok banyak orang indonesia minat banget berhaji bukankah itu dijadikan lahan kekayaan orang arab. Bahkan saya berprasangka buruk dengan rukun yang diberikan. Bukankah itu salah satu trik meningkatkan ekonomi yang berkesinambungan buat pemerintahaan arab. Kalau dari sejarah bukankah pemberian gelar haji diberikan oleh belanda kepada orang yg pernah ke mekah dengan tujuan sebagai warning orang bermasalah pada waktu itu. Terkesan kita itu dibodohi. Seperti orang budha sedunia wajib menjalankan ibadah ke borobudur pasti masyarakat magelang bakal makmur. Tks

  5. Mas bagus sekali mas

  6. Mas mana aetikel hajinya aku tunggu nich. Kebetulan sekarang banya, orang yang sudah tua dan gak mampu pada pingin naik haji dengan memaksakan diri walaupun secara ekonomi mereka lemah, gak ada bedanya saya jalan jalan ke israel, dubai, eropa

  7. Ini kunjungan pertama saya di blog Anda, Mas Judhianto. Banyak hal baru saya dapatkan, dan tentunya sangat mencerahkan. Ijinkan saya belajar dengan menyimpannya sebagai koleksi dan bahan berbagi. Terima kasih, Gusti memberkahi Anda, Mas…

    Salam

    • @Sammygoranch: saya ikut senang kalau tulisan saya bisa berguna, apalagi disimpan. Terima kasih juga atas do’anya, semoga berkah yang lebih besar bisa anda dapatkan dalam kehidupan…

  8. Tapi kok byk yg menjelekan agama islam ya

  9. kapan ada tulisan baru om? sering2 nulis lg dong om, hehe, ditunggu ya.

  10. Artikel nya sudah banyak bang
    Kalau di buat buku pasti keren :)

    • @Anonymous13: saya pernah coba kirim ke penerbit, namun belum ada yang mau. Mungkin ada saran penerbit mana yang mau nerima tulisan yang tergolong “kurang ajar”?

      • Menurut saya bila ada yg berani menerbitkan,pasti bukunya kontoversial sekali
        Seperti Dan Brown gitu

        (Para “unta” pasti akan menyerbu,dengan segala dalil2nya)

        Sangat di sayangkan bang saya gak punya kenalan penerbit

        Kenapa gak coba jalur underground saja?

  11. mungkin perlu satu dekade lagi, saat kesejahteraan bangsa ini sudah membaik dan pendidikan bukan menjadi hal yg mewah, sehingga pola berfikirnya sudah melalui sirotol mustakim, hihi…ini komen dari yg tidak mendapatkan kedua-duanya

  12. @Judhianto, mungkin bukan karena penerbit tidak mau menerima tulisan anda. tp dikarenakan penerbit “takut”
    dengan kritikan bahkan ancaman yg nanti akan datang. padahal menurut saya tulisan anda mengandung banyak
    tentang kebenaran yg tidak terungkap atau bahkan kebanyakan orang tidak berani mengungkap. mudah”an ini
    semua tidak menjadi kebodohan tersembunyi yg abadi. amin…

  13. Wah blog anda bagus sekali, saya suka pemikiran mas Judhianto, saya mo ngasih saran disin gpp ya. Saya rasa blog bagus dan bermanfaat seperti ini diharapkan ada pagenya di facebook, soalnya saya aktif banget di facebook, jadi kalau ada pagenya kan sekaligus bisa sharing ide tuh dan mudah tau kalau ada update terbaru.

    Itu aja sih saran saya,

Perkaya tulisan ini dengan komentar anda.